Sudah
sejauh apa Anda menjelajah Indonesia? Anda lebih suka liburan ke luar negeri
atau berkeliling negeri sendiri? Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia bagai
hamparan permadani dengan keindahan alam yang luar biasa. Mulai dari kekayaan
alam bawah laut sampai gugusan pegunungan, Indonesia adalah juaranya. Anda suka
pantai? Indonesia memiliki deretan pantai yang tak akan habis Anda jelajahi.
Anda suka gunung? Indonesia memiliki daftar pegunungan yang menunggu untuk
segera Anda daki.
Tak
hanya kekayaan alamnya yang melimpah, kebudayaan di Indonesia pun sangat
beragam. Setiap daerah memiliki budaya khas yang menjadikan negeri ini semakin
berwarna. Masih meragukan kekayaan negeri sendiri? Berikut rangkuman 10 tempat
wisata di Indonesia yang afdhol Anda kunjungi:
1. Pulau
Komodo
Pantai
pink pulau komodo.
Pulau
Komodo masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo bersama pulau-pulau lain di
sekitar Kepulauan Nusa Tenggara. Pada tahun 1986, UNESCO menetapkan tempat
wisata di Indonesia ini sebagai salah satu situs warisan dunia. Pulau ini
dianggap sebagai habitat binatang komodo yang wajib dilindungi. Salah satu
penghargaan tertinggi yang berhasil diraih adalah berhasil masuk dalam jajaran
tujuh kejaiban alam di dunia atau yang lebih dikenal dengan New Seven Wonders
of Nature pada tahun 2011.
Tempat
wisata ini menawarkan keindahan daratan dan alam bawah laut yang luar biasa.
Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di sini, mulai dari trekking, menyelam
sampai snorkerling.
Untuk
trekking, Anda bisa menjelajah pulau bersama rombongan dan seorang ranger atau
pemandu. Dalam perjalanan, Anda bisa menemukan komodo yang sedang berburu
mangsa atau beristirahat. Ranger akan membekali Anda dengan sebuah tongkat yang
ujungnya bercabang. Tongkat ini dipercaya dapat melemahkan komodo saat binatang
ini mulai menyerang. Dengan menekan leher komodo menggunakan ujung tongkat yang
bercabang, binatang ini seketika akan jinak. Penting bagi Anda untuk menjaga
setiap gerakan saat berjalan karena binatang ini sangat peka terhadap gerakan
yang tiba-tiba.
Menyelam
dan snorkeling di perairan Pulau Komodo tak kalah seru. Tempat wisata ini juga
dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya dan menjadi salah satu lokasi
menyelam favorit. Yang menarik lagi adalah adanya Pink Beach atau Pantai Merah
Muda. Pantai ini adalah salah satu dari tujuh pantai di dunia yang memiliki pasir
berwarna kemerahan. Warna ini diduga berasal dari serpihan koral yang hancur
dan bercampur bersama pasir pantai. Saat terkena ombak, warna merah semakin
terlihat jelas karena basah.
2. Trio
Gili
Trio
Gili merupakan tiga pulau cantik yang ada di Lombok. Ketiga pulau tersebut
antara lain Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Ketiganya tak hanya dikenal
oleh wisatawan domestik, tapi juga telah berhasil mengundang banyak wisatawan
mancanegara untuk datang.
Dari
ketiga pulau tersebut, bisa dibilang Gili Trawangan adalah yang paling populer.
Selain karena ukurannya yang lebih luas dibanding kedua pulau lainnya, di sini
juga telah berdiri banyak tempat hiburan seperti bar dan kafe. Ada banyak
kegiatan yang bisa Anda lakukan di tempat wisata ini mulai dari berjemur,
menyelam sampai snorkeling. Yang lebih asyik, Anda juga bisa menyewa sepeda
atau naik cidomo, kereta kuda semacam delman, untuk berkeliling pulau.
Meskipun
Gili Trawangan lebih banyak dikunjungi, namun Gili Meno dan Gili Air tak kalah
menarik. Kedua pulau ini juga memiliki keindahan pantai dan alam bawah laut
yang menunggu untuk Anda jelajahi. Suasana keduanya relatif lebih sepi dan
tenang sehingga cocok untuk Anda yang memang ingin lepas dari keramaian.
3. Raja
Ampat
Raja
Ampat menjadi primadona baru di dunia pariwisata Indonesia. Pesona tempat
wisata di Indonesia ini mulai banyak dikenal baik oleh wisatawan domestik
maupun mancanegara. Raja Ampat sendiri merupakan kumpulan dari pulau-pulau di
ujung Papua. Ada empat pulau utama di sini, yaitu Waigeo, Misool, Salawati dan
Batanta.
Kekayaan
alam bawah laut Raja Ampat tak perlu diragukan lagi. Perairan di tempat wisata
ini dikenal sebagai salah satu lokasi menyelam dan snorkeling terbaik di dunia.
Bahkan The Nature Conservancy menyebut bahwa sekitar 75% biota laut dunia dapat
ditemukan di perairan Raja Ampat. Untuk membuktikannya, silakan siapkan
perlengakapan menyelam Anda dan mulailah menjelajahi alam bawah lautnya. Bulan
Oktober dan November disebut sebagai waktu yang terbaik untuk menyelam di sini
karena cuaca dan kondisi perairan sangat ideal.
Selain
menyelam, Anda juga bisa menjelajah keindahan daratan pulau-pulau di Raja Ampat
ini. Warga setempat akan dengan senang hati menawarkan jasa sebagai pemandu.
Selama trekking, Anda juga bisa mampir ke rumah-rumah warga dan berinteraksi
secara langsung atau membeli kerajinan tangan seperti patung suku Asmat dan
alat musik tradisional hasil karya mereka sebagai suvenir.
4. Danau
Sentani
Danau
Sentani disebut sebagai danau terbesar dengan di Papua. Tak mengherankan
memang, karena danau ini memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada di
ketinggian 75 meter di atas permukaan laut. Tempat wisata di Indonesia ini
dihiasi dengan 21 pulau di sekitarnya yang menjadi perkampungan warga.
Apa
saja yang bisa Anda lakukan di sini? Banyak. Anda bisa memancing, berenang atau
berkeliling danau dengan perahu sewaan. Jika masih merasa masih kurang, kenapa
tak berkunjung ke desa-desa setempat? Anda bisa mampir ke rumah-rumah dan
berbincang sambil menikmati kuliner khasnya.
Jika
Anda berkunjung pada pertengahan bulan Juni, selamat! Anda bisa sekaligus
menikmati Festival Danau Sentani. Festival ini merupakan acara rutin tahunan
yang menampilkan berbagai pertunjukkan seni dan budaya Papua. Selain itu,
beragam kuliner khas Papua bisa Anda nikmati di sini.
5. Bali
Siapa
tak mengenal Bali? Sulit untuk memilih tempat wisata apa yang paling menarik di
Bali, karena hampir seluruh penjuru Bali adalah tempat wisata yang luar biasa.
Bali memiliki banyak keindahan alam yang sangat indah mulai dari deretan
pantainya, suasana pegunungannya sampai pura-pura sakralnya. Dari sekian banyak
tempat wisata menarik, yang paling populer di telinga wisatawan tentu saja
Pantai Kuta, Pantai Legian, Pantai Seminyak, Pura Tanah Lot dan suasana
pedesaan Ubud.
Bali
menjadi bukti bahwa untuk bisa menari perhatian dunia internasional, budaya dan
nilai kekhasan tak perlu dikorbankan. Dengan tetap menjaga budayanya, Bali
justru mengundang banyak wisatawan asing untuk datang. Di sini, Anda akan
banyak menemui sekumpulan wisatawan asing yang sedang menikmati pertunjukan
seni dan budaya khas Bali.
6. Taman
Laut Bunaken
Taman
Laut Bunaken menjadi salah satu tempat wisata di Indonesia yang lagi-lagi ditetapkan
UNESCO sebagai situs warisan dunia, tepatnya pada tahun 2005. Hal ini
dikarenakan kekayaan dan keragaman biota lautnya yang luar biasa mulai dari
terumbu karang, rumput laut sampai spesies ikan yang ada.
Tempat
wisata ini memiliki lebih dari 30 titik menyelam yang menjadi favorit banyak
penyelam domestik maupun mancanegara. Selain menyelam dan bersentuhan langsung
dengan ikan-ikan di sini, Anda juga bisa menyelam bersama kapal selam yang
telah disediakan. Kapal ini memiliki dinding kaca transparan untuk memudahkan
Anda melihat pemandangan bawah laut Taman Laut Bunaken tanpa terkena air dan
basah. Hmm, menarik!
7. Puncak
Jayawijaya
Puncak
Jayawijaya atau yang biasa disebut dengan Puncak Carstensz adalah satu-satunya
puncak gunung di Indonesia yang memiliki salju abadi. Puncak ini menjulang
setinggi lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut. Yang lebih membanggakan
lagi adalah Gunung Jayawijaya masuk ke dalam daftar Seven Summits atau tujuh
gunung dengan puncak tertinggi di dunia.
Puncak
Jayawijaya ini pertama kali ditaklukan oleh seorang penjelajah asal Belanda
bernama Hendrik Albert Lorentz pada tahun 1909. Lorentz berhasil mendaki puncak
bersalju ini bersama enam orang suku Dayak Kenyah yang direkrutnya di
Kalimantan. Setelah pendakian yang berhasil ini, mulai banyak pendaki yang
mengikuti jejak Lorentz untuk menaklukan Puncak Jayawijaya. Hmm, apakah Anda
pendaki selanjutnya yang berhasil menaklukan Puncak Carstensz?
8. Tana
Toraja
Tana
Toraja memiliki keindahan alam yang luar biasa mulai dari deretan pegunungan
dan hijau perbukitannya. Selain kaya akan alamnya, tempat wisata d Indonesia
ini juga kaya akan budaya leluhur yang masih dijaga sampai saat ini. Di sini,
ada banyak tradisi kuno yang masih dipertahankan, salah satunya adalah Rambu
Solo’.
Rambu
Solo’ merupakan upacara pemakaman di Tana Toraja. Apa menariknya upacara
pemakaman? Eits, upacara pemakaman adat Tana Toraja ini tak bisa Anda lewatkan
begitu saja. Rambu Solo’ merupakan satu-satunya upacara pemakan termahal di
Indonesia dan mungkin juga di dunia. Upacara ini dilakukan selama berhari-hari
dengan biaya yang tak sedikit. Salah satu ritual yang dilakukan adalah sembelih
kerbau. Kerbau ini tak cukup hanya satu. Semakin tinggi kasta orang yang
meninggal, maka semakin banyak kerbau yang dikorbankan.
Orang-orang
Tana Toraja percaya bahwa selama belum dimakamkan, orang yang meninggal adalah
orang yang sedang sakit. Tubuhnya sengaja disuntik formalin agar tak membusuk
selama menunggu keluarga bisa menyelenggarakan Rambu Solo’. Orang yang
meninggal dianggap hanya sedang dalam kondisi sakit saja. Keluarga tetap
memperlakukannya seperti orang yang masih hidup, mengajaknya mengobrol dan
bercanda. Jika telah dilakukan Rambu Solo’, barulah keluarga percaya orang
tersebut sudah meninggal.
Jika
Rambu Solo’ kurang menantang bagi Anda, cobalah mengunjungi Londa atau makan
gantung ala Tana Toraja. Di sini, Anda bisa menemukan banyak peti mati yang
digantungkan dalam gua di tebing curam. Berani berkunjung?
9. Candi
Borobudur
Candi
Borobudur merupakan kompleks candi Buddha terbesar di dunia. Tempat wisata di
Indonesia ini ditetapkan UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia pada
tahun 1991. Candi Borobudur sempat terkubur abu vulkanik dari letusan Gunung
Merapi, sampai kemudian ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles di tahun
1814.
Tempat
wisata di Indonesia ini diperkirakan dibangun pada tahun 824. Bangunannya
tersusun dari balok vulkanik dan membentuk 504 arca Buddha, 72 stupa dan sebuah
stupa induk tepat di puncak candi. Mitosnya, jika Anda memasukkan tangan ke
lubang stupa dan berhasil menyentuh arca yang ada di dalamnya, maka keinginan
Anda akan terkabul. Di sini, Anda juga bisa membeli bermacam suvenir mulai dari
kaos, gantungan kunci, kipas sampai miniatur Candi Borobudur.
Pada
perayaan Waisak, Candi Borobudur menjadi pusat berkumpulnya banyak umat Buddha
dari berbagai belahan dunia seperti Tibet dan Thailand. Ritual ini menjadi
salah satu daya tarik wisata di sini. Yang paling diminati wisatawan adalah acara
puncak berupa pelepasan lampion ke langit. Lampion-lampion tersebut akan
dilepaskan bersama dengan doa dan harapan untuk satu tahun ke depan.
10. Taman
Mini Indonesia Indah
Jika
biasanya Anda bisa mengunjungi sebuah museum untuk lebih mengenal kebudayaan
suatu daerah, kali ini Anda bisa mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah sebagai
sebuah museum raksasa untuk mengenal kebudayaan Indonesia. Sesuai dengan
namanya, tempat wisata di Indonesia yang digagas oleh Tien Soeharto ini menjadi
tempat untuk melihat kebudayaan Indonesia dalam versi mini.
Di
kawasan tempat wisata di Indonesia ini terdapat sebuah danau dengan pulau
buatan yang menyerupai pulau-pulau di Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Anda bisa berkeliling danau ini dengan menggunakan perahu angsa yang telah
disediakan.
Taman
Mini Indonesia Indah juga memiliki anjungan daerah dari 34 provinsi yang ada di
Indonesia. Setiap anjungan daerah berbentuk rumah adat dan di dalamnya terdapat
pakaian tradisional, peralatan rumah tangga sehari-hari dan senjata
tradisional. Ada juga kafetaria di setiap anjungan yang menyajikan kuliner khas
daerah masing-masing.
Selain
miniatur kepulauan Indonesia dan anjungan daerah, Taman Mini Indonesia Indah
juga masih memiliki banyak museum dan wahana rekreasi untuk keluarga. Tempat
wisata di Indonesia ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin
mengenalkan Indonesia pada anak-anak dengan cara yang menyenangkan.
tambahkan gambar agar lebih menarik
BalasHapusyuk tambahkan postingan lebih banyak